12 Tempat Wisata Padang Sumatera Barat yang Perlu Dikunjungi

12 Tempat Wisata Padang Sumatera Barat yang Perlu Dikunjungi


Bukittinggi merupakan salah satu kota yang paling ramai
kunjungan wisatawan ketika liburan ke Sumatera Barat. Hawa yang sejuk
dengan beraneka macam destinasi wisata menarik, membuat kota ini menjadi
favorit para pelancong. Berikut adalah daftar tempat wisata yang dapat
anda kunjungi ketika tengah berwisata ke Kota Bukittinggi.

  1. Air Terjun Lembah Anai

Air Terjun Lembah AnaiLembah
Anai terbentang di sepanjang jalan Kota Padang ke Bukittinggi. Nama
Lembah Anai banyak dipakai sebagai nama rumah makan padang, lho. Ketika
anda melewati jalan tersebut, akan anda jumpai sebuah air terjun dengan
ukuran yang tak terlampau besar (sedang saja) berlokasi di tepian jalan.

Selain menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi
wisatawan karena lokasinya yang berbeda dengan kebanyakan air terjun,
pemandangan Lembah Anai sendiri memang mempesona dan memanjakan mata
kita sepanjang perjalanan.

(baca juga: air terjun di Indonesia yang wajib dikunjungi)

  1. Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan

Lokasi
wisata ini adalah salah satu kebun binatang yang umurnya sudah tua. Dan
merupakan kebun binatang satu-satunya yang berada di Kota Sumatera
Barat dengan koleksi beraneka macam satwa yang paling lengkap di Pulau
Sumatera.

Pembangunan taman margasatwa ini awalnya dilakukan oleh Pemerintah
Belanda pada tahun 1900-an. Nama awal kebun binatang ini adalah
stormpark (kebun bunga). Tiket masuknya dibanderol seharga R 5.000,-
ketika hari biasa dan Rp 8.000.-pada hari libur.

Di kebun binatang atau taman margasatwa ini anak-anak pasti akan
mendapatkan pengalaman yang takkan pernah mereka lupakan, mereka dapat
melihat satwa yang mungkin sebelumnya belum pernah dilihat. Selain itu,
di lokasi wisata yang satu ini ada beberapa museum yang tidak boleh anda
lewatkan, diantaranya adalah museum zoologi dan aquarium dengan bentuk
bangunan seperti ikan. Untuk masuk ke dalam masing-masing museum
tersebut, kita harus membayar tiket lagi sebesar Rp 1000,-.

  1. Jam Gadang

Tempat wisata di Bukittinggi berikutnya adalah Jam Gadang. Tempat
yang merupakan ikon atau simbol dari Kota Bukittinggi ini tepat berdiri
di tengah-tengah kota. Anda bisa pula naik ke gedung Jam Gadang ini.
Dan obyek wisata ini identik dengan Provinsi Sumatera Barat. Tidak
lengkap rasanya kalau liburan ke Bukittinggi, Sumatera Barat akan tetapi
tak berkunjung ke sini.

Pemandangan seluruh kota Bukittinggi akan terlihat bila memasuki dan
naik hingga ke atas Jam Gadang. Saat di pagi dan siang hari akan
terlihat banyak orang yang berlalu lalang, dan saat di malam hari
pemandangan kota dengan lampu-lampu yang terang menderang akan semakin
membuat Bukittinggi lebih indah. Oh, ya, Jam Gadang ini berarti jam
besar.

4. Rumah Adat Baanjuang Puti Bunsu

Obyek wisata yang satu ini berupa museum etnografi dengan bentuk yang unik yaitu rumah gadang. Lokasinya ada dalam kawasan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan. Ketika memasuki museumnya, anda dapat melihat beragam koleksi museum yang terdiri dari benda sejarah dan budaya ranah minang.

Sebagai contoh antara lain perlengkapan pertanian, pakaian adat, tembikar, pelaminan minangkabau sampai dengan mata uang kuno. Yang menarik adalah anda dapat mengambil foto ketika berada di pelaminan lengkap dengan pakaian adat minangkabau. Nah, kalau kita melihat dari taman margasatwa, akan tampak sebuah jembatan yang menghubungkan lokasi ini dengan Benteng Fort de Cock yang ada di seberangnya.

5. Benteng Fort de Cock

Tempat wisata Benteng Fort de Cock adalah sebuah benteng Belanda. Dahulu, benteng ini dipakai oleh tentara Belanda sebagai benteng pertahanan ketika menghadapi perlawanan rakyat minangkabau. Terutama setelah perang paderi terjadi yaitu pada 1821-1837.

Sekarang, bangunan benteng ini masih sama seperti sebelumnya. Benteng dengan ukuran sedang, tidak terlampau besar, dengan tinggi 20 meter, memiliki cat putih dan hijau, dan pada keempat sudutnya terdapat meriam. Karena gedung yang tinggi ini, jika menaiki ke atas benteng ini dapat melihat pemandangan sekitar yang penuh dengan pepohonan.

6. Janjang Ampek Puluah

Tempat wisata di Bukittinggi selanjutnya adalah Janjang Ampek Puluah. Janjang Ampek Puluah kalau dalam bahasa Indonesia berarti tangga yang berjumah 40. Memang benar, lokasi yang satu ini berupa tangga yang jumlahnya ada 40. Fungsinya adalah untuk menghubungkan antara pasar bawah serta pasar atas.

Tangga ini cukup unik dan menjadi banyak perhatian sebagain orang. Tangga yang berjumlah 40 ini cukup tinggi untuk melihat ke kejauhan di sekitar pasar bukittinggi, oleh karenanya sering kali pengunjung yang datang berfoto di tengah anak buah tangga.

  1. Pasar Bukittinggi

Pasar Bukittinggi
Ini
bisa dibilang merupakan wisata belanja yang ada di Bukittinggi. Lokasi
tepatnya Pasar ini adalah di belakang Jam Gadang. Pasar Bukittinggi
terbagi menjadi 3 bagian antara lain adalah pasar bawah, lereng, serta
pasar atas. Masing-masing bagian memiliki jenis benda yang dijual
berbeda-beda.

Untuk pasar bawah, anda dapat jumpai banyak pedagang yang menjual
beraneka macam sayur mayur beserta buah-buahan, tak ketinggalan bumbu
jadi yang dapat dipakai untuk membuat beragam jenis masakan padang yang
enak. Bergeser ke pasar lereng, anda akan jumpai banyak penjaja kuliner
atau oleh-oleh khas dari Sumatera Barat, diantaranya adalah dadiah,
karakaliang, keripik balado, sampai dengan souvenir, semuanya tersedia.

Oh, ya, lokasi ini dinamai pasar  lereng karena letaknya yang memang
agak miring. Sementara untuk pasar atas sendiri, anda akan lihat ada
banyak penjual ikan, pakaian, sampai sulaman khas Padang. Nah, bagi anda
yang suka berwisata belanja, tempat ini sangat direkomendasikan. Jangan
lupa, kalau berbelanja di sini anda harus memakai jurus tawar anda
supaya mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga lebih murah.

  1. Museum Bung Hatta

Museum yang satu ini sesuai dengan namanya, pada jaman dahulu memang
merupakan  tempat tinggal atau rumah Bung Hatta. Ketika memasuki museum,
akan tampak banyak  koleksi yang berupa benda-benda milik Bung Hatta.
Diantaranya adalah jam antik, kursi, meja, lemari, buku, sepeda, sampai
dengan tempat tidur.

Jadwal buka museum Bung Hatta adalah setiap hari mulai pukul
08.00-16.00 (Senin-Jumat) dan pukul 09.00-14.00 (Sabtu-Minggu). Diluar
jadwal tersebut, masuk museum ini tidak akan membayar atau gratis. Bagi
anda yang masih penasaran dengan lokasi wisata satu ini, silakan
kunjungi saat liburan ke Bukittinggi.

  1. Ngarai Sianok

Ngarai Sianok adalah sebuah lembah yang curam dan lokasinya ada di
perbatasan Kota Bukittinggi. Jurangnya mempunyai dalam 100 meter dan
membentang sepanjang 15 km dengan lebarnya yaitu 200 meter. Bentuk
lembahnya memanjang dan berkelok-kelok.

Ngarai Sianok ini membentang dari selatan Ngarai Koto Gadang sampai
dengan Nagari Sianok Anam Suku dengan ujungnya di Kecamatan Palupuh.
Ngarai Sianok ini mempunyai panorama alam memikat dengan banyak
pepohonan di dekatnya dan sangat memanjakan mata.

Untuk dapat menikmati pemandangan alam nan memikat, silakan kunjungi
Taman Panorama dengan tiket masuk dibanderol seharga Rp 4.000,- untuk
satu orang. Cukup murah, kan?

  1. Istana Bung Hatta

Istana Bung Hatta
Tempat
wisata di Bukittinggi yang lainnya adalah Isatana Bung Hatta. Istana
Bung Hatta atau yang dikenal dengan Gedung Negara Tri Arga ini lokasinya
tepat ada dekat taman Jam Gadang. Istana ini sekarang tidak boleh
dimasuki oleh orang-orang. Karena hanya dimanfaatkan sebagai lokasi
seminar, sampai dengan pertemuan tingkat nasional.

Pada zaman dulu, Istana Bung Hatta dimanfaatkan sebagai istana wakil
presiden pertama Indonesia yaitu pada tahun 1946, selanjutnya pada tahun
1947 Istana Bung Hatta digunakan untuk Pusat Pemerintahan Darurat
Republik Indonesia. Nama gedung yang diganti jadi Istana Bung Hatta
memiliki maksud untuk mengenang jasa Bung Hatta sebagai proklamator
Indonesia.

  1. Lubang Jepang

Lubang Jepang
Lubang
Jepang atau gua jepang yang dapat dilihat dari Taman Pesona juga,
merupakan sebuah bunker yang dibangun pada saat Jepang menjajah tahun
1942. Fungsinya adalah sebagai pertahanan. Cara pembangunan Lubang
Jepang dikerjakan dengan kerja paksa atau romusha. Pekerjanya berasal
dari daerah Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Jumlah anak tangganya
lumayan banyak dan tidak disarankan untuk mengajak pengunjung lansia
untuk memasukinya.

Lubang Jepang mempunyai beberapa ruangan di dalamnya, antara lain
adalah ruang penyergapan, penjara, ruang pengintaian, sampai dengan
gudang senjata. Kini ada tambahan café dan ruangan untuk mini theater.
Terowongan ini memiliki ujung atau tembusan ke beberapa lokasi, maka
perlu mengajak pemandu yang sudah paham dengan kondisi obyek wisata yang
satu ini supaya anda tidak tersesat. Pemandu mengatakan bahwa Lubang
Jepang mempunyai kemampuan dalam meredam suara dengan baik. Jadi kalau
ada yang menembakkan senapan di dalam Lubang Jepang, tak akan terdengar
sampai keluar.

Harga tiket masuk Lubang Jepang adalah Rp 6.000,-. Apabila anda
menyewa pemandu wisata maka akan dikenakan tambahan pembayaran sebesar
Rp 20.000,-. Jika anda mencari cinderamata khas dari sini, silakan
bergeser ke Taman Panorama/Pesona yang memiliki beberapa kios yang
menjual cinderamata dengan harga terjangkau, kios rapi, dan penjualnya
pun tidak memaksa untuk membeli (memang terkadang di obyek wisata
terdapat penjual yang suka memaksa untuk membeli dagangannya).

  1. Danau Maninjau

Apabila
anda mencari wisata alam berupa danau yang ada di kota ini, silakan
kunjungi Danau Maninjau. Danau dengan keindahan alam mempesona serta
hawa yang segar. Danau ini lokasinya 36 km apabila ditempuh dari Kota
Bukittinggi.

Dan untuk mencapainya kita harus melewati sebuah jalan dengan kelokan
yang cukup banyak atau dikenal dengan nama kelok 44 (ampek puluh
ampek), jadi harus lebih hati-hati dalam mengemudikan kendaraan karena
medan yang agak berbahaya. Perlu diketahui bahwa Danau Maninjau adalah
danau yang paling luas kedua sesudah Singkarak.

Wisata Kuliner di Kota Bukittinggi

Puas jalan-jalan keliling Bukittinggi, kemudian perut mulai
keroncongan. Inilah saatnya mencicipi kuliner enak di kota yang identik
dengan jam gadang ini.

  1. Sate Mak Syukur

Rumah Makan Sate Mak Syukur telah membuka banyak cabang dan apabila
anda ingin menikmati sate ini di tempat asalnya, datanglah ke Padang
Panjang. Sate ini adalah jenis sate daging sapi yang dimakan bersama
dengan ketupat disiram kuah, pokoknya bagi para penyuka sate, wajib
mencoba kuliner yang satu ini.

  1. Bika Si Mariana

Kalau anda ingin membawa oleh-oleh yang manis dan tentunya enak, kue
ini bisa jadi pilihan. Di Padang Panjang ada bika yang lumayan dikenal
benama Bika Si Mariana. Kue ini terbuat dari tepung beras, kelapa parut,
santan, gula dengan tambahan tape singkong. Cara memasaknya dengan
dipanggang atau dibakar di atas tungku khusus.

  1. Nasi Kapau Uni Lis

Salah satu kedai nasi kapau yang sudah populer di masyarakat adalah
nasi kapau Uni Lis yang lokasinya ada di Pasar Wisata Blok A/B lantai 1,
nomor 29-30 (Pasar Atas). Kuliner ini mirip nasi padang, tapi bedanya
tak disediakan menu rendang sapi. Yang ada cuma rendang ayam. Harganya
sedikit lebih mahal, namum sesuai dengan rasanya.

artikel terkait lainnya.