Moda Transportasi dari Bandara Padang Minangkabau

Bandar Udara Internasional Minangkabau (bahasa Inggris: Minangkabau International Airport, (IATA: PDG, ICAO: WIEE) adalah bandar udara bertaraf internasional utama di provinsi Sumatra Barat yang melayani penerbangan untuk Kota Padang. Bandara ini berjarak sekitar 23 km dari pusat Kota Padang dan terletak di wilayah Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.[3]

Bandar Udara Internasional Minangkabau mulai dibangun pada tahun 2002 dan dioperasikan secara penuh pada 22 Juli 2005 menggantikan Bandar Udara Tabing.[4] BIM merupakan bandara satu-satunya di dunia yang memakai nama etnis.[5]

Pada tahun 2006, bandar udara ini ditetapkan oleh Kementerian Agama sebagai tempat embarkasi dan debarkasi haji untuk wilayah provinsi Sumatra Barat, Bengkulu dan sebagian Jambi. Sejak 1 Januari 2012, jam operasional bandara ini diperpanjang oleh PT Angkasa Pura II hingga pukul 00.00 WIB, yang sebelumnya hanya dibuka hingga pukul 21.00 WIB.[6]

Bandar Udara Internasional Minangkabau dapat diakses baik menggunakan kendaraan pribadi, maupun kendaraan umum seperti bus dan taksi yang beroperasi setiap hari dari Kota Padang dan kota-kota lain di sekitarnya.[4] Selama tahun 2015, jumlah penumpang di bandara ini telah mencapai 3,1 juta penumpang.[8] Sejalan dengan perkembangan bandara, pemerintah daerah telah membangun jalan layang di perempatan jalan masuk menuju bandara, yang disusul dengan pelebaran ruas jalan Tabing—Duku sepanjang 10 km yang merupakan bagian dari ruas jalan Padang—Bukittinggi.[4]
Bus

Bandara ini terhubung melalui angkutan bus dengan Kota Padang.
Operator Rute Lokasi
Damri Pasar Raya Padang
Tranex Mandiri Lubuk Begalung Padang
Kereta api
Artikel utama: Kereta api Minangkabau Ekspres

Untuk menuju Kota Padang, PT (Persero) Kereta Api telah membangun jalur kereta api baru sepanjang 4,2 km dari Stasiun Duku menuju Bandara Internasional Minangkabau.[10] Proyek ini menjadikan Bandar Udara Internasional Minangkabau tercatat sebagai bandara kedua di Indonesia yang dapat diakses melalui jalur kereta api.[11] Tertunda dari rencana semula, angkutan kereta api yang akan menghubungkan Stasiun Simpang Haru, Padang ini ditargetkan selesai pada Agustus 2016.[12] Kereta Bandara Minangkabau akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 21 Mei 2018,[13] dengan tarif dari Stasiun Padang ke Stasiun Bandara Internasional Minangkabau hanya Rp 10.000,00.[14]

Info Bus Damri Bandara Minangkabau Padang. Bandara Internasional Minangkabau adalah bandara yang menjadi pintu masuk bagi pengguna moda transportasi udara dengan tujuan ke Sumatera Barat, Daerah Sumatra Utara yang dekat dari Padang, Riau, atau Jambi.

Bandara ini mulai beroperasi sejak Juli 2005 menggantikan Bandara Tabing Padang yang dianggap sudah tidak layak karena lokasinya yang berada di tengah kota Padang.

Penumpang pesawat udara di bandara Minangkabau Padang terus meningkat pesat setiap tahunnya. Kapasitas Bandara ini adalah mampu melayani 2,5 juta penumpang setiap tahun baik penerbangan domestik maupun Internasional.

damri-bandara-minangkabau-padang

Seperti bandara lainnya di Indonesia, Bandara Internasional Minangkabau juga menyediakan moda transportasi lanjutan bagi pengguna pesawat udara yang akan melanjutkan perjalanan ke kota Padang ataupun kota tujuan lainnya di Sumatera Barat.

Selain Taksi Bandara juga disediakan angkutan Bus Damri dan Bus Tranex, dan juga saat ini telah tersedia kereta api khusus ke Bandara Padang Minangkabau. Sehingga hal ini menjadi moda transportasi alternatif bagi penumpang pesawat udara yang menginginkan moda transportasi dengan tarif terjangkau.

Berikut kami informasikan rute, tarif dan jadwal dari angkutan dimaksud :

1. Bus Damri Bandara Minangkabau
Seperti bandara lainnya di Indonesia, bus Damri menjadi andalan bagi penumpang yang menginginkan moda transportasi dengan tarif terjangkau.

jadwal-damri-bandara-minangkabau-padang

Rute Bus Damri Bandara Minangkabau :
Bandara => Pasar Raya (Imam Bonjol) Kota Padang.
Tarif : Rp. 22.000 / orang *)

Rute : Bandara Minangkabau -> Simpang Duku -> Lubuk Buaya -> Basko Grand Mall / Basko Hotel -> Ulak Karang -> Hotel Pangeran Beach -> Jl. Ir.H.Juanda -> Jl.Veteran -> Plaza Andalas -> Jl. Diponegoro -> Hotel Inna Muara -> Hotel Bumi Minangkabau -> Jl.Niaga/Pondok -> Imam Bonjol/Pasar Raya

Waktu Operasional : 04.30 WIB s/d 18.00 WIB ( Berangkat setiap 1 jam)
Waktu Tempuh : 30 s/d 45 menit (dengan kondisi lalu lintas lancar)
Nomor Telepon Damri Padang : 0751-7806335

Catatan: Saat ini belum tersedia bus darmri dari Padang ke Bukittinggi Maninjau Payakumbuh dan sekitarnya. Baru ada (tersedia) dari Bandara BIM ke Kota Padang.

2. Bus Tranex Mandiri

Selain angkutan bus Damri, di Bandara Minangkabau Padang juga terdapat moda transportasi lanjutan lainnya yaitu Bus Tranex Mandiri.

Moda angkutan ini melayani jalur Bandara Minangkabau ke Lubuk Begalung.

Adapun informasi detailnya adalah sebagai berikut :

Rute Bus Tranex Bandara Minangkabau : Bandara => Lubuk Begalung.

Tarif : Rp. 18.000 / orang *)

Rute : Bandara Minangkabau -> Simpang Duku -> Lubuk Buaya -> Tabing -> Minang Plaza -> Jl. Khatib Sulaiman -> Jl. HR. Rasuna Said -> Jl. Jend. Sudirman -> SMUN I Padang -> Jl. H. Agus Salim -> Sawahan ->Simpang Aru (PT. KAI) -> Jl. Dr. Sutomo -> Marapalam -> Jl. Aru -> Simpang Lubuk Begalung

Waktu Operasional : 04.30 WIB s/d 18.00 WIB ( Berangkat setiap 1 jam)

Waktu Tempuh : 30 s/d 45 menit (dengan kondisi lalu lintas lancar)

Demikian Info Bus Damri Bandara Minangkabau Padang, semoga dapat membantu dalam perjalanan Anda.

Sekiranya terdapat perubahan atas informasi ini kami akan melakukan update lebih lanjut.

Catatan : *) = Harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa update dari website ini.

Penelusuran Terkait: tranex padang, bus bandara minangkabau ke bukittinggi, jadwal damri padang bukittinggi, jalur bus damri bandara padang, damri padang maninjau,

3 thoughts on “Moda Transportasi dari Bandara Padang Minangkabau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *