Situ Wangi adalah danau seluas 2,9 hektare di lahan 5 hektare yang terletak di Dusun Hayawang, Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Ciamis, Jawa Barat.

Danau Situ Wangi sudah ada sejak tahun 1818 silam dan dibuat untuk memenuhi kebutuhan air bagi pertanian warga sekitar.

Menurut catatan sejarah, pembuatan Situ Wangi berawal ketika Imam Fakih, seorang santri dari Cirebon sengaja datang ke wilayah Kerajaan Galuh untuk kepentingan syiar islam.

Sesampainya di daerah Hayawang, Imam Fakih melihat aliran sungai Cipadaren yang melimpah air dari gunung Cakrabuana.

Imam Fakih memiliki gagasan membuat danau untuk memenuhi kebutuhan irigasi pertanian warga sekitar dan untuk kebutuhan ibadah.

Bersama Eyang Suga, Imam Fakih kemudian bertemu Bupati Ciamis yang saat itu dijabat oleh Raden Aria Kusumadiningrat untuk mengajukan permohonan membuat danau di Hayawang.

Berbekal bokor emas berisi air dari Situ Panjalu, Imam Fakih bersama empat tokoh Galuh, Imam Fakih membuat bendungan dan melempar bokor emas ke lembah Pasir Leungit yang kini menjadi Situ Wangi dan hingga kini danaunya masih bisa dinikmati warga baik untuk kebutuhan pertanian maupun wisata rekreasi dan wisata religi.

“Yang namanya fungsi ekologis harus punya fungsi sosial juga, Situ Wangi memiliki dua fungsi itu untuk kebutuhan irigasi dan sumber mata air sementara fungsi sosialnya yaitu bisa meningkatkan ekonomi dan wisata,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat meresmikan Situ Wangi, Sabtu (19/2/2022).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page